Chat with us, powered by LiveChat

Liga Champions Jadi Lebih Mudah Tanpa Madrid? Begini Jawaban Guardiola

Bos Manchester City, Pep Guardiola meyakini Liga Champions masih merupakan kompetisi yang sulit meskipun sang juara bertahan, Real Madrid baru saja tersingkir. Dia percaya menjuarai Liga Champions sangatlah sulit dan banyak tim hebat yang gagal melakukannya.

Liga Champions musim ini sudah menyuguhkan kejutan di fase 16 besar. Sang Raja Eropa, Real Madrid disingkirkan Ajax Amsterdam di 16 besar. Madrid yang sukses menjuarai Liga Champions dalam tiga musim beruntun tampak tak berdaya.

Satu yang pasti, Liga Champions musim ini akan melahirkan juara baru. Barcelona kembali jadi favorit, juga Juventus, Liverpool, dan Manchester City. Persaingan masih terbuka lebar.

Guardiola menegaskan menjuarai Liga Champions bukanlah tugas mudah. Man City terus dijagokan sebagai kandidat kuat, tapi bagaimanapun trofi Liga Champions sulit digapai. Madrid memang tersingkir, tapi Guardiola yakin masih banyak tim kuat lainnya.

“Tentu saja kami ingin menjuarainya, tapi tim-tim lain juga memiliki hasrat yang sama,” ujar Guardiola di BBC.

“Banyak orang berpikir demikian [lebih mudah] karena Real Madrid tidak ada di sana, kompetisi ini akan lebih mudah. Tentu saja saya berpikir mereka merupakan favorit, tapi masih ada banyak klub-klub hebat yang harus dikalahkan.”

Lebih lanjut, Guardiola tidak sepakat dengan pendapat yang menyebut tersingkir di 16 besar merupakan bencana bagi klub-klub besar. Tidak, bagi dia Liga Champions sangatlah sulit, 16 besar sebenarnya sudah cukup bagus.

“Semua klub yang berada di fase gugur ingin meraih gelar juara ini. Itu sulit. Kompetisi ini dinilai ketika anda tersingkir dari 16 besar sebagai bencana besar. Perspektif saya sangat berbeda.”

“Orang-orang mengatakan ini [juara Liga Champions] mudah. Bayangkan bisa menembus delapan tim terkuat di Eropa?” tandas Pep.